Usai saya menjalankan tugas sebagai moderator sebuah acara pelatihan public speaking yang bertajuk “speak wiht heart”, saya terinspirasi untuk menuliskan speak with heart ini dari sudut pandang saya pribadi dan berbagi tentang sebuah kebijaksanaan hidup kepada anda, perempuan – perempuan terbaik yang dimiliki bangsa ini.
Izinkan saya untuk bercerita sejenak. Ada seorang anak kecil menemukan seekor kuda di jalanan. Anak kecil itu membawa pulang kuda tersebut ke rumahnya dengan harapan besar sang ayah akan mengijinkan dirinya untuk memelihara kuda tersebut. Ketika anak kecil itu meminta izin kepada ayahnya, sang ayah menjawab “Kau boleh menjaganya malam ini saja dan besok pagi kau harus mengembalikan kepada pemiliknya. Ayah yakin kuda itu pasti ada yang memiliki”. Semalaman anak kecil itu duduk di dekat sang kuda bahkan hingga ia tertidur disampingnya. Hingga pagi tiba sang ayah tetap meminta anaknya mengembalikan kuda itu. Anak kecil itu bingung, harus kemana ia mengembalikan kuda ini karena ia tak tahu dari mana kuda ini berasal. Sang ayah menjawab “Kau cukup berjalan di sampingnya saja, kuda ini akan menuntunmu menuju tempatnya berasal”. Tanpa banyak bertanya sang anak mengikuti perintah ayahnya. Benar saja. Sekian jauh ia berjalan disamping kuda itu, perjalanannya berakhir pada sebuah rumah yang memiliki kandang kuda disampingnya. Tentu saja, kehadiran kuda dan anak kecil itu disambut suka cita oleh penghuni rumah karena kuda itu merupakan alat mata pencaharian mereka sebagai tukang delman.
Sang anak pulang dengan suka cita lalu ia menceritakan perjalanannya pada ayahnya. Sang ayah menjawab “Ada 2 pelajaran yang ingin ayah sampaikan padamu, nak. Akan selalu ada kebahagiaan yang kau rasakan ketika kau memberi kebaikan kepada orang lain. Tak perlu kau mengatur kemana kuda itu harus pulang, ia tahu akan hidupnya dan ia tahu harus kemana ia berjalan. Ia pulang ke rumahnya, tanpa ku pengaruhi sedikitpun. Nak, kau harus menerima orang lain apa adanya. Jangan pernah mencoba mengubah mereka, lebih baik ubahlah dirimu sendiri.
Perempuan, izinkan saya bertanya. Pernahkah anda merasa down dalam hidup ini? Lalu pernahkah anda berada disamping orang yang sedang down? Apa yang anda rasakan?. Adalah sebuah hal yang sulit ketika kita mendapati orang-orang disekitar kita tidak satu frekuensi dengan frekuensi kita. Terkadang kita selalu menuntut bahwa mereka harus berubah mengikuti keinginan kita. Kita sulit menerima suatu hal yang tak sejalan dengan gaya kita. Ketika teman kita sedang down, mungkin saja kita malah menilai bahwa dia mendramatisir atau lebay. Ketika teman kita berbuat salah, mungkin saja kita malah menjudgenya habis-habisan. Ketika teman kita bertindak bodoh, mungkin saja kita mengutuknya blo’on. Perempuan, sungguh, hidup ini tidaklah sempurna. Ada saatnya dimana kita merasa bahagia dan ada saatnya dimana kita membutuhkan spirit dari orang-orang sekitar.
Speak with heart. Bicaralah dengan hati, perempuan. Ketika kita tak nyaman dengan sikap teman yang begitu melankolis dan rapuh, sampaikan dengan perkataan yang menentramkan hatinya. Seorang yang sedang down ketika dia diberi nilai negatif / jelek oleh sekitarnya, ia akan semakin down atau bahkan menganggap dirinya anomali karena ia merasa tak diterima oleh sekitarnya. Bicaralah dengan hati, perempuan. Seorang yang sedang down itu tak mengenal logika karena seluruh aspek dirinya dikuasai oleh emosi negatif.
Tak perlu kita bersi keras merubahnya, kita hanya perlu berjalan disampingnya saja, menjadi pendengar dan membantunya menemukan kunci untuk kembali pada titik stabilnya. Jangan lempari dia dengan nilai-nilai negatif dari kita yang berada dalam kestabilan emosi, itu akan menghancurkan kepercayaan dirinya sebagai perempuan. Sungguh, kita tak perlu merubahnya. Jika pun dia harus berubah, dia akan sadar dengan sendirinya bahwa dia harus berubah. Kita hanya perlu membantunya berjalan menuju titik kesadarannya, itu saja. Bekali dia dengan kata-kata yang mampu menguatkan jiwanya dan menentramkan hatinya. Apapun yang kita katakan dan lakukan itu akan memberi kesan dan pengaruh pada orang lain. Itulah kekuatan kata-kata. Perempuan... percayalah, akan selalu ada kebahagiaan yang kau rasakan ketika kau memberi kebaikan kepada orang lain. Tidak percaya? Coba saja... dan rasakan apa yang kau rasa. See you ^^
Salam Inspirasi Perempuan
Leni Maryani
Izinkan saya untuk bercerita sejenak. Ada seorang anak kecil menemukan seekor kuda di jalanan. Anak kecil itu membawa pulang kuda tersebut ke rumahnya dengan harapan besar sang ayah akan mengijinkan dirinya untuk memelihara kuda tersebut. Ketika anak kecil itu meminta izin kepada ayahnya, sang ayah menjawab “Kau boleh menjaganya malam ini saja dan besok pagi kau harus mengembalikan kepada pemiliknya. Ayah yakin kuda itu pasti ada yang memiliki”. Semalaman anak kecil itu duduk di dekat sang kuda bahkan hingga ia tertidur disampingnya. Hingga pagi tiba sang ayah tetap meminta anaknya mengembalikan kuda itu. Anak kecil itu bingung, harus kemana ia mengembalikan kuda ini karena ia tak tahu dari mana kuda ini berasal. Sang ayah menjawab “Kau cukup berjalan di sampingnya saja, kuda ini akan menuntunmu menuju tempatnya berasal”. Tanpa banyak bertanya sang anak mengikuti perintah ayahnya. Benar saja. Sekian jauh ia berjalan disamping kuda itu, perjalanannya berakhir pada sebuah rumah yang memiliki kandang kuda disampingnya. Tentu saja, kehadiran kuda dan anak kecil itu disambut suka cita oleh penghuni rumah karena kuda itu merupakan alat mata pencaharian mereka sebagai tukang delman.
Sang anak pulang dengan suka cita lalu ia menceritakan perjalanannya pada ayahnya. Sang ayah menjawab “Ada 2 pelajaran yang ingin ayah sampaikan padamu, nak. Akan selalu ada kebahagiaan yang kau rasakan ketika kau memberi kebaikan kepada orang lain. Tak perlu kau mengatur kemana kuda itu harus pulang, ia tahu akan hidupnya dan ia tahu harus kemana ia berjalan. Ia pulang ke rumahnya, tanpa ku pengaruhi sedikitpun. Nak, kau harus menerima orang lain apa adanya. Jangan pernah mencoba mengubah mereka, lebih baik ubahlah dirimu sendiri.
Perempuan, izinkan saya bertanya. Pernahkah anda merasa down dalam hidup ini? Lalu pernahkah anda berada disamping orang yang sedang down? Apa yang anda rasakan?. Adalah sebuah hal yang sulit ketika kita mendapati orang-orang disekitar kita tidak satu frekuensi dengan frekuensi kita. Terkadang kita selalu menuntut bahwa mereka harus berubah mengikuti keinginan kita. Kita sulit menerima suatu hal yang tak sejalan dengan gaya kita. Ketika teman kita sedang down, mungkin saja kita malah menilai bahwa dia mendramatisir atau lebay. Ketika teman kita berbuat salah, mungkin saja kita malah menjudgenya habis-habisan. Ketika teman kita bertindak bodoh, mungkin saja kita mengutuknya blo’on. Perempuan, sungguh, hidup ini tidaklah sempurna. Ada saatnya dimana kita merasa bahagia dan ada saatnya dimana kita membutuhkan spirit dari orang-orang sekitar.
Speak with heart. Bicaralah dengan hati, perempuan. Ketika kita tak nyaman dengan sikap teman yang begitu melankolis dan rapuh, sampaikan dengan perkataan yang menentramkan hatinya. Seorang yang sedang down ketika dia diberi nilai negatif / jelek oleh sekitarnya, ia akan semakin down atau bahkan menganggap dirinya anomali karena ia merasa tak diterima oleh sekitarnya. Bicaralah dengan hati, perempuan. Seorang yang sedang down itu tak mengenal logika karena seluruh aspek dirinya dikuasai oleh emosi negatif.
Tak perlu kita bersi keras merubahnya, kita hanya perlu berjalan disampingnya saja, menjadi pendengar dan membantunya menemukan kunci untuk kembali pada titik stabilnya. Jangan lempari dia dengan nilai-nilai negatif dari kita yang berada dalam kestabilan emosi, itu akan menghancurkan kepercayaan dirinya sebagai perempuan. Sungguh, kita tak perlu merubahnya. Jika pun dia harus berubah, dia akan sadar dengan sendirinya bahwa dia harus berubah. Kita hanya perlu membantunya berjalan menuju titik kesadarannya, itu saja. Bekali dia dengan kata-kata yang mampu menguatkan jiwanya dan menentramkan hatinya. Apapun yang kita katakan dan lakukan itu akan memberi kesan dan pengaruh pada orang lain. Itulah kekuatan kata-kata. Perempuan... percayalah, akan selalu ada kebahagiaan yang kau rasakan ketika kau memberi kebaikan kepada orang lain. Tidak percaya? Coba saja... dan rasakan apa yang kau rasa. See you ^^
Salam Inspirasi Perempuan
Leni Maryani
Tidak ada komentar:
Posting Komentar